Siluet Jingga
Selamat Datang di Telaga Inspirasiku....
Semoga kalian menikmati dan menemukan beribu Hikmah di Setiap Jengkal Telaga Inspirasiku..
Lukisan Sajak
Tanpa tanda, membaur
dengan raga penuh kesah, menyebarkan butir-butir impian tanpa canda,
hingga cukup masa, dan terbang tanpa rasa. beribu masa terlampaui, anak
cucu membumi, tiba-tiba ia hadir dengan wajahnya yang berbeda.
Menggapai sajak kerinduan, dalam deburan sejengkal masa. jingga bermetamorfosa kelabu, gelap tak tertahan. Pagi beranjak siang.
Sebening embun pagi, bawakan
kedamaian, hadir disetiap pagi tuk temani para pemimpi. Tiada bosan
menjemput sang mentari, meski harus terkikis angin. tak kan selamanya
bergelayut pada pucuk-pucuk dedaunan. Namun embun tetaplah embun yang
kan setia menanti, hari demi hari.
hembusan angin
mengiringi langkah kaki tanpa rasa, bersemayam di cabang-cabang jalanan
Ibu Kota, menengadah penuh iba, berharap nasib pada manusia. Hujan dan
terik tak mampu melunturkan hasrat para pujangga, jalanan panggung tak
bertakhta.
Peluh bagai cat warna, raga seakan kuas yang menggores kanvas tanpa lelah. Beribu jiwa mengukir cerita dengan berbeda.
Hamparkan segala keindahan hidup penuh makna. meski rasa kadang berbeda.
Raga bersua indah, laksana musim semi di penghujung salju.
Aku tak mampu menatapmu meski ku juga tiada berdaya berpaling muka.
Tiada rasa bersemburat jingga menyusuri celah kalbu.
Meski masa tak kan terulang, syukur senantiasa ku panjatkan jua.
Termenung di
penghujung Malam, butiran rindu menguak, terucap lirih memohon. Hapuskan
segala noda dalam jiwa, debu dalam raga. Air mata mengalir syahdu
berirama alunan do'a.
Antologi Puisi "Bibir Petir"
Sebagai bentuk keprihatinan terhadap alam yang terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu, Komunitas Puisi dan Sastra kembali ingin mengajak para penyair di seluruh tanah air maupun yang berada di luar negeri untuk berpartisipasi dalam antologi puisi "Bibir
SEKILAS TENTANG BIBIR PETIR:
Makna yang tersirat dalam BIBIR PETIR sangatlah luas sebagai sebentuk jawaban atas budaya instan yang melanda kehidupan umat dunia pada masa ini. Sadar ataupun tidak budaya tersebut membuat alam menjadi sangat rentan, labil, dan mulai tidak nyaman dan aman untuk ditinggali. PETIRadalah sebuah proses dari air tanah, awan, hujan, dan kembali ke tanah, merupakan manifestasi kehidupan yang terus berulang. BIBIR adalah “liang” yang menyuarakan hal tersebut dari “tiada” menjadi "ada".
Ketentuan Umum:
1. Tema Antologi: BIBIR-PETIR (Puisi tentang Alam)
2. Dengan subyek: BIBIR-PETIR_(Nama Peserta
)3. Setiap penulis boleh mengikutsertakan lebih dari satu naskah, di-file yang sama;
4. Panjang puisi 2-5 halaman;
5. Menyertakan biografi singkat penulis, melampirkan foto, dan nomor HP yang bisa di hubungi;
6. Ditulis dengan huruf Times New Roman, size 12, di Office Word 2007 dan 2003;
7. Naskah dikirim ke email: komunitaspuisi@gmail.com di-attachments bukan pada badan email;
8. Naskah paling lambat diterima panitia tanggal 1 Desember 2012;
9. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi via inbox @Komunitas Puisi dan Sastra
10. Semua naskah yang terjaring siap untuk dibukukan.
Demikianlah pengumuman ini. Untuk setiap puisi yang masuk, akan sepenuhnya kami serahkan kepada Bpk. Yadhi Rusmiadi Jashar selaku kurator puisi dalam antologi kali ini.
GNM - Gerakan Nusantara Menulis
Hari Ini pukul 19:00 sampai 1 Desember pukul 23:00
Jl. Palmerah Barat no. 29-37, 10270
Amore: Let's Fall in Love!
Ingin menjadi penulis Gramedia Pustaka Utama? Ini kesempatan karyamu diterbitkan dengan mengikuti Lomba Penulisan Novel AMORE. Amore adalah novel dewasa yang menampilkan kisah roman dalam negeri. Ditulis oleh pengarang Indonesia, menampilkan kisah cinta yang menggugah hati.
2. Tema cerita bebas, harus berkaitan dengan kisah cinta, tidak mengandung SARA dan pornografi.
3. Naskah merupakan karya asli, bukan terjemahan atau saduran.
4. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronik dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain.
5. Panjang Naskah 150-250 halaman A4, 1,5 spasi, 12 pt, font Times New Roman. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik.
6. Kirimkan naskah (print out), sinopsis cerita, biodata berikut nomor kontak yang bisa dihubungi & foto berwarna, serta fotokopi tanda pengenal peserta (KTP/identitas lain)
ke:
-- Cantumkan "Lomba Novel Amore" di pojok kiri atas amplop --
7. Seluruh naskah yang masuk menjadi milik panitia lomba
8. Naskah kami tunggu selambat-lambatnya 1 Desember 2012
Juara II Rp 5.000.000,00 + Trofi + sertifikat + paket hadiah dari sponsor
Juara III Rp 3.000.000,00 + Trofi + sertifikat + paket hadiah dari sponsor
Pemenang Berbakat (3 orang) Rp1.500.000,00 + Trofi + sertifikat + paket hadiah dari sponsor
Bagi Juara dan Pemenang Berbakat, novelmu juga akan diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama.
*) Hadiah belum termasuk royalti jika diterbitkan
Creative Comedy
Yuk ikut Lomba Cerpen dengan tema "Creative Comedy" yang dihelat oleh Faber Castell bekerjasama dengan Forum Lingkar Pena. Info lebih lanjut bisa dilihat di alamat : www.forumlingkarpena.net / www.faber-castell.co.id
Cinta di Bawah Naungan Illahi
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ini adalah kisah nyata, yang terukir dalam masa Penantian diri.
☀☆♥☆☀
Kisah ini dimulai ketika tanggal 7 April 2009 seorang
ikhwan yang berazam,"Ukhti, boleh ga ketika dah lulus nanti aku
menjemputmu untuk menjadi ustadzah di rumahku nanti" ucapnya kepada
seorang akhwat. Ikhwan tersebut sebut saja akhi...ia menyukai seorang
akhwat yang satu kampus dengannya. Ketertarikannya karena kelembutan
sikap dan kesolehannya. Perasaanya pun tumbuh entah dari kapan, namun ia
ingin selalu menjaga dirinya dari apa yang tidak Allah Ridhoi dan Tidak
Allah sukai, entah sesungguhnya perasaan akhwat itu memahami atau
tidak.
Perasaan itupun tumbuh di dasar hatinya yang
semakin subur, semakin lama semakin subur. Akhi menyadari bahwa cintanya
masih belum pada waktunya. Ia menyadari bahwa dirinya hanyalah seorang
mahasiwa yang belum punya apa2 untuk bisa dipertanggungjawabkan ataupun
untuk menjemputnya.
Setelah sekian lama Akhi pun
berfikir."Ya Robb..Baikkah diriku untuknya?" lamunnya sambil mencoba
memandangi diri dihadapan sebuah cermin. Perasaan inipun kian mengusik
kehidupannya, terkadang terasa duka dan kadang terasa suka. Disinilah
awal dari Cinta yang mendorong Cinta Illahi.
Akhirnya Akhi memutuskan untuk menulis sebuah surat kepada ukhti di penantian.
Yth Ukhti,
Engkau tahu bahwa diriku bukanlah siapa-siapa, bahkan hari ini pun aku
masih berfikir baikkah diriku untukmu. UKhti, ana menyadari bahwa ana
dah berazam untuk menjemput ukhti suatu hari nanti. Ukhti, dengan segala
kelemahan diri ini, ana sampaikan bahwa azam ini akan berakhir ketika;
1. Engkau menemukan ikhwan yang lebih baik daripada aku,
lebih baik dari sikapku, ucapanku dan lebih baik dari akhlakku karena
aku menyadari bahwa dirku bukanlah sesempurna yang engkau lihat. Diriku
hanyalah seorang manusia yang Allah tutupkan aibnya, namun kalau Allah
bukakan tentang aibku pasti engkau tahu bahwa aibku sungguh sangat
banyak. Aku tidak punya kelebihan apa2 untuk dibangggakan dan untuk
diberikan kepadamu kecuali Allah yang selalu menjadi pegangan dan
harapan didalam hidupku. Sementara engkau adalah seorang akhwat yang
solehah, ta’at, lembut ucapmu, bagus akhlakmu dan cerdas, mempunyai
banyak kemampuan dan keinginan yang mulia, memiliki harapan yang
diimpi-impikan yaitu mendamba seorang suami yang soleh, yang manjadi
nakhoda dalam menjalani kehidupan ini. Namun diriku belum sesempurna
yang engkau harapkan.
Ukhti, maka jika ukhti
menemukan ikhwan yang lebih baik dari pada aku terutama lebih baik
dalam masalah pemahaman agama dariku, maka silahkan ukhti pilihlah
ikhwan tersebut agar ukhti bisa bahagia dunia akhirat. kebahagian ukhti
adalah kebahgaian aku, meski entah hati ini akan bisa menerima atau
tidak namun..........Insyaallah itu adalah yang terbaik buatmu, yang
akan menjadi ladang pahala menuju Keridhoan-Nya.
2. Ketika ada hal yang aku lakukan bertentangan dengan Syari ah
Islam. Ukhtii, diriku bukanlah seorang ustad (berilmu) dan mafhum
(Faham) dalam masalah agama dengan baik. Aku hanyalah seorang insan
pembelajar yang sedang memahami dan belajar mengenal islam, pemahamanku
tentang islam masih sangat terbatas, namun keinginan yang besar untuk
tetap istiqomah dalam meningkatkan kualitas diri dihadapan Robb-Nya.
Maka Sangat besarlah kemungkinan kesalahan yang ada pada diriku baik
kesalahan ucap maupun prilakuku, maka apabila engkau temukan hal
tersebut pada diriku, maka ukhti silahkan sampaikan bahwa diriku tidak
perlu lagi menjemputmu.
Meski demikian, dengan
segala kelemahan diri dan kekurangan yang ada pada diriku, aku masih
berharap engkau tetap istiqomah menanti diriku untuk menjemputmu. Meski
sekarang ini kita jarang saling berkomunikasi dan saling menyapa, namun
dirimu tetap dihati ini, yang terukir indah di sanubari, karena sebelum
di ijab-kabulkan syari;ah tetap menjadi batasan dari interkasi kita.
Berlindung kepada Allah atas segala kegundahan dan keraguan didalam hati
ini.
Sejujurnya aku tidak tahu apakah engkau
masih istiqomah menungguku..?? namun keyakinan kepada Allahlah yang
membuatku yakin bahwa ia akan memberikan yang terbaik kepada hambaNya
dalam setiap segi-kehidupannya, yang tidak pernah mendzalimi hambaNya
dan selalu setia mendengarkan setip keluh-kesah hambaNya, meski hambaNya
terkadang memalingkan wajahNya dari petunjuk dan aturan dariMu.
Ukhti, demikian surat ini ditulis untuk menyerahkan semuanya
kepada Illahi Robbi, sebagai ketawakallan diriku untuk memohon yang
terbaik dari sisiNya. Aku memohon ma’af kalau selama ini kita sering
bertemu tapi tidak pernah bertutur sapa itu tiada lain hanyalah untuk
menjaga izzah (kemuliaan )dirimu dan Iffah (Kehormatan) dirimu sebagai
seorang muslimah yang solehah, aku yakin bahwa engkau akan mendapatkan
ikhwan yang terbaik dari Allah apakah diriku ataupun Ikhwan Lain.
Sekian lama azam ini diucapkan namun, Allahlah yang lebih tahu tentang
hati setiap manusia, perasaanya di serahkan kembali kepada Allah karena
Dialah yang menitipkan perasaaan ini. Namun Akhi masih meyakini bahwa
"Dirimu adalah seorang akhwat terbaik dalam hidupku, namun aku belum
tentu yang terbaik untukmu".
Apabila Ukhti sudah membaca surat ini dan masih tetap istiqomah menungguku maka, "Nantikanku dibatas waktu".
***
dan surat itu pun sampai pada yang dituju. Kemudian, ukhti membaca surat itu, lalu membalasnya...
yth Akhi,
dengan segala kerendahan hati ukhti katakan, ukhti sudah paham apa yang
antum ingin capai kelak pd masanya. dan ukhti katakan, sungguh bahagia
seseorang yang akan antum jemput itu...
silakan antum berazam, silakan antum tunggu hingga saatnya...
dan ukhti pun akan menunggu hingga saatnya...
namun untuk saat ini, ukhti mohon agar kita bisa saling menjaga hati.
ukhti sadari diri ini belum bisa menjaga hati dengan baik.
ukhti kutip sepenggal surat itu,
"Aku memohon ma’af kalau selama ini kita sering bertemu tapi tidak
pernah bertutur sapa itu tiada lain hanyalah untuk menjaga izzah
(kemuliaan )dirimu sebagai seorang muslimah yang solehah,"
dan sikap
tersebut adalah lebih baik menurut ukhti, ukhti mohon maaf jika ada
sikap yang mengecewakan antum. jika antum sudah mengerti maksud ukhti,
ukhti harap ini adalah komunikasi kita yang terakhir yang membahas
hubungan yang belum saatnya ini, hingga saatnya nanti, agar hati ini
bisa terjaga. atas dasar saling percaya, mudah-mudahan antum bisa
percaya bahwa ukhti akan tetap menunggu antum hingga saatnya.
ukhti tunggu di Juni 2012 y, mudah-mudahan saat itu antum sudah siap dengan segalanya, begitu juga ukhti.
selamat berjuang mencari Ridho Illahi
Wassalamu’alaykum
ditutupnya surat itu dan dikirimkan, dengan harapan hati bisa terus terjaga, sikap pun bisa terus terjaga...
hati dan sikap ukhti dan akhi bisa terus terjaga...
semoga...
dan ukhti itu berazam untuk tetap menunggu, hingga masanya...
***
Diantara kita tidak ada ikatan yang mengikat, karena
sesungguhnya ikatan yang mengikat menurut pandangan syari;ah hanyalah
ikatan pernikahan. sementara azam hanyalah suatu keinginan yang kuat
dengan berdasarkan syari’ah islam serta tetap memohon agar Allah
memberikan yang terbaik untuk kita,.
Oleh karena itu
tidak ada hak dan kewajiban yang harus tertunaikan karena ukhti masih
ghoir muhson (akhwat yang bukan muhrim), maka tidak menutup kemungkinan
kalo engkau menerima dan memilih seorang ikhwan yang lebih baik dariku.
Barakallah fik ..semuanya dikembalikan kepada Allah karena
Dialah yang Maha Mengetahui yang terbaik buat Hamba-Nya dengan tetap
berhusnudzan kepada-Nya.
♥Boleh jadi kamu mencintai
sesuatu padahal itu buruk buatmu dan boleh jadi engkau membenci sesuatu
padahal itu baik buatmu♥(Qs.Al-baqarah)
Yakinlah atas keputusan dan kehendak dari Allah.
"Ya Robb, kami serahkan semuanya kepada-Mu, karena kami
yakin engkau akan memberikan yang terbaik buat kami karena Engkau tidak
pernah mendzalimi hambaMu sedikitpun". Aminnnn Ya Robbal ’alamin.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
~Bismillaahirrahmaanirrahi
❀•ღ~•❀•ღ~•❀•ღ~•❀•ღ~•❀•ღ~•❀
Sahabat saudaraku filah...
Kegelisahan, kedukaan dan air mata adalah bagian dari sketsa hidup di dunia. Tetesan air mata yang bermuara dari hati dan berselaputkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan, hingga membuat keresahan dan kebimbangan. Kedukaan karena kerinduan yang teramat sangat dalam menyebabkan kepedihan yang menyesakkan rongga dada. Jiwa yang rapuh pun berkisah pada alam serta isinya, bertanya, dimanakah pasangan jiwa berada. Lalu, hati menciptakan serpihan kegelisahan, bagaikan anak kecil yang hilang dari ibunya di tengah keramaian.
Keinginan bertemu pasangan jiwa, bukankah itu sebuah fitrah? Semua itu hadir tanpa disadari sebelumnya, hingga tanpa sadar telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan. Sebuah fitrah pula bahwa setiap wanita ingin menjadi seorang istri dan ibu yang baik ketimbang menjalani hidup dalam kesendirian. Dengan sentuhan kasih sayang dan belaiannya, akan terbentuk jiwa-jiwa yang sholeh dan sholehah.
Duhai...
Betapa mulianya kedudukan seorang wanita, apalagi bila ia seorang wanita beriman yang mampu membina dan menjaga keindahan cahaya Islam hingga memenuhi setiap sudut rumahtangganya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala pun telah menciptakan wanita dengan segala keistimewaannya, hamil, melahirkan, menyusui hingga keta'atan dan memenuhi hak-hak suaminya laksana arena jihad fii sabilillah. Karenanya, yakinkah batin itu tiada goresan saat melihat pernikahan wanita lain di bawah umurnya? Pernahkah kita menyaksikan kepedihan wanita yang berazam menjaga kehormatan diri hingga ia menemukan kekasih hati? Dapatkah kita menggambarkan perasaannya yang merintih saat melihat kebahagiaan wanita lain melahirkan? Atau, tidakkah kita melihat kilas tatapan sedih matanya ketika melihat aqiqah anak kita?
Letih...
Sungguh amat letih jiwa dan raga. Sendiri mengayuh biduk kecil dengan rasa hampa, tanpa tahu adakah belahan jiwa yang menunggu di sana.
Duhai ukhti sholehah...
Dalam Islam, kehidupan manusia bukan hanya untuk dunia fana ini saja, karena masih ada akhirat. Memang, setiap manusia telah diciptakan berpasangan, namun tak hanya dibatasi dunia fana ini saja. Seseorang yang belum menemukan pasangan jiwanya, insya Allah akan dipertemukan di akhirat sana, selama ia beriman dan bertaqwa serta sabar atas ujian-Nya yang telah menetapkan dirinya sebagai lajang di dunia fana. Mungkin sang pangeran pun tak sabar untuk bersua dan telah menunggu di tepi surga, berkereta kencana untuk membawamu ke istananya.
Keresahan dan kegelisahan janganlah sampai merubah pandangan kepada Sang Pemilik Cinta. Kalaulah rasa itu selalu menghantui, usah kau lara sendiri, duhai ukhti. Taqarrub-lah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kembalikan segala urusan hanya kepada-Nya, bukankah hanya Ia yang Maha Memberi dan Maha Pengasih. Ikhtiar, munajat serta untaian doa tiada habis-habisnya curahkanlah kepada Sang Pemilik Hati. Tak usah membandingkan diri ini dengan wanita lain, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala pasti memberikan yang terbaik untuk setiap hamba-Nya, meski ia tidak menyadarinya.
Usahlah dirimu bersedih lalu menangis di penghujung malam karena tak kunjung usai memikirkan siapa kiranya pasangan jiwa. Menangislah karena air mata permohonan kepada-Nya di setiap sujud dan keheningan pekat malam. Jadikan hidup ini selalu penuh dengan harapan baik kepada Sang Pemilik Jiwa. Bersiap menghadapi putaran waktu, hingga setiap gerak langkah serta helaan nafas bernilai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tausyiah-lah selalu hati dengan tarbiyah Ilahi hingga diri ini tidak sepi dalam kesendirian.
Bukankah kalau sudah saatnya tiba, jodoh tak akan lari kemana. Karena sejak ruh telah menyatu dengan jasad, siapa belahan jiwamu pun telah dituliskan-Nya.
Sabarlah ukhti sholehah...
Bukankah mentari akan selalu menghiasi pagi dengan kemewahan sinar keemasannya. Malam masih indah dengan sinar lembut rembulan yang dipagar bintang gemintang. Kicauan bening burung malam pun selalu riang bercanda di kegelapan. Senyumlah, laksana senyum mempesona butir embun pagi yang selalu setia menyapa.
Hapuslah air mata di pipi dan hilangkan lara di hati.
Terimalah semua sebagai bagian dari perjalanan hidup ini. Dengan kebesaran hati dan jiwa, dirimu akan menemukan apa rahasia di balik titian kehidupan yang telah dijalani. Hingga, kelak akan engkau rasakan tak ada lagi riak kegelisahan dan keresahan saat sendiri.
Semoga.
ღ Lembut HatiMu Anggun PribadiriMU ღ Mutiara Muslimah Sholehah
Dear Neptunus..
Aku mencintainya.. Di depannya aku menjadi diriku sendiri Seperti airmu
yang selalu membawa semua pesanku Dia pun begitu.. Membuatku hanyut
oleh sorot matanya Membuatku lupa oleh kesedihan rasanya sampai aku tak
bisa katakan apa-apa padanya Bahkan untuk sekedar bilang rindu atau
butuh.. Banyak yang nggak ngerti lalu terluka dan saling menyalahkan
Karena itu aku takut berbicara tentang hati Maka kutuliskan saja lalu
kusimpan dan ku kirimkan ke..entah kemana..
UNDANGAN ANTOLOGI PUISI
Kepada
Yth. Teman-teman Penyair
Di Tempat.
Dalam rangka pelaksanaan FESTIVAL MASYARAKAT PEDULI DANAU KERINCI XII tahun 2012, kami Sanggar Sastra IMAJI bekerja sama dengan Kantor DISPORAPARBUD Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, berniat menerbitkan kumpulan puisi bertemakan pariwisata Kabupaten Kerinci yang merupakan karya para penyair dari berbagai daerah di Indonesia.
Kita harapkan buku kumpulan puisi ini mampu memotret obyek-obyek wisata, renungan-renungan kepariwisataan, serta gagasan-gagasan brilian seputar pengembangan kepariwisataan khususnya di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.
Untuk itu bersama ini kami mengundang Anda, untuk dapat mengirimkan karya puisi (maksimal 3 judul) yang sejalan dengan gagasan di atas. Naskah puisi (berikut biodata singkat dan photo diri) dapat dikirim
1. Via email ke asro.pamenang@yahoo.com atau inbox Fb: Asro Al Murthawy Pamenang
2. Via pos ke alamat
a. Asro al Murthawy d/a Sanggar IMAJI Jl Talangkawo No 50 Bangko Jambi 37315
b. Drs Amri Swarta d/a Kantor DISPORAPARBUD Kab. Kerinci Jl Diponegoro No 1 Sungai Penuh Kerinci Jambi 37311.
(Kami tunggu kiriman Anda selambat-lambatnya sampai akhir Juli 2012)
Perlu kami informasikan bahwa karena keterbatasan anggaran Disporaparbud, buku itu akan kami cetak dalam jumlah terbatas dan kami distribusikan secara cuma-cuma kepada para penulisnya, komunitas penyair lainnya serta lembaga-lembaga yang berkompeten. Dengan rendah hati juga perlu kami sampaikan bahwa untuk pemuatan puisi Anda kami tidak mampu menyediakan honorarium. Namun, kami akan mengundang anda pada saat pelaksanaan FESTIVAL MASYARAKAT PEDULI DANAU KERINCI sekaligus peluncuran buku puisi tersebut pada bulan Oktober 2012 kami akan menyediakan akomodasi dan konsumsi selama acara.
Besar harapan kami agar Anda berkenan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Terima kasih.
Jambi, Maret 2012
Salam sastra!
Asro al Murthawy
Drs Amri Swarta
Do'a
Do'a tidak selalu mampu mengubah keadaan, tapi sebuah do'a mampu mengubah cara pandang kita...
Do'a tidak selalu mampu mengembalikan mereka yang kita cintai yang telah mendahului kita , tetapi sebuah do'a mampu memberikan kebahagiaan bagi mereka..
Do'a tidak mampu mengulang waktu, tapi sebuah do'a mampu membuat kesempatan datang kembali..
Do'a tidak selalu mampu memperbaiki hati yang hancur, tapi sebuah do'a mampu mengubahnya menjadi sumber kekuatan dan penenang qolbu...
Aristoteles Mencari Cinta Sejati
Lelaki di Titik Nol
Kalender Maya
Kampoeng Inggris
Bila anda mendengar kampoeng Inggris. Kemanakah pikiran anda tertuju?
yah, benar... Kampoeng Pare, Kediri.
di sanalah pusat kursus bahasa, mulai dari bahasa Inggris, bahasa Arab, hingga bahasa Mandarin. Setiap musim liburan, baik itu liburan sekolah bagi anak sekolahan, maupun libur semesteran bagi anak kuliahan, Pare selalu menjadi jujukan pelajar dan mahasiswa yang ingin menimba ilmu bahasa. Jangka waktunya pun bervariatif, ada yang dua minggu, ada yang sebulan.
bila anda ingin mencari tempat kursus yang sekaligus menyediakan asrama, jangan khawatir. karena sudah banyak tempat kursusan yang menyediakan fasilitas tersebut. namun tentu saja biayanya berbeda dengan tempat kursus yang tidak menyediakan asrama.
anda juga bisa memilih paket yang anda inginkan. ada vocabulary, speaking, TOEFL, maupun Grammer.
semua ada di sana. Tinggal anda tentukan pilihan anda.
Namun, semua itu terasa kurang lengkap bila anda mendatangi suatu tempat yang begitu populer di telinga masyarakat tanpa membeli oleh-oleh. Memang sebagian orang merasa hal tersebut tidak penting. Itu sah-sah saja.
namun bagi anda yang merasa setuju dengan hal itu, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke salah satu pusat oleh-oleh di Pare. Mr. Pare namanya. di sana anda dapat memilih pernak-pernik tentang Pare Kampoeng Inggris. tempatnya berada di Jl. Anyelir No. 4 Pare, Kediri.
Dan selamat berbelanja... :-)
Foto-foto
UNDANGAN ANTOLOGI
Yuk ikutan dalam antologi ini, semoga apa yang kita tulis bermanfaat dan menjadi amal jariah buat kita semua.
Syarat dan Ketentuan :
1. Naskah adalah kisah nyata, Boleh cerita sendiri ataupun orang lain.
2. Naskah diketik di Microsoft.Word 2003 (Doc atau Rtf) dengan format time new roman 12, margin normal, spasi 1,5. Minimal 4 halaman dan maksimal 8 halaman untuk kisah inspiratif. Untuk antologi puisi min 1 halaman dan maksimal 4 halaman A4
3. Memakai bahasa Indonesia yang ringan dan mudah dipahami serta disajikan secara sistimatis, sinkron, dan tuntas (tidak bersambung)
4. Naskah dikirim ke email: yandigsa_oke@yahoo.com dalam bentuk attachment (tidak diletakkan di badan email). Dengan subjek "Kisah Inspiratif Ramadhan" dan untuk Puisi dengan subjek “Antologi Puisi Ramadhan”
5. Cantumkan biodata singkat berbentuk narasi maksimal 200 kata
6. Naskah yang dikirimkan belum pernah di publikasikan di media manapun.
7. Peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya dan Peserta juga memilih salah satu diantara dua undangan menulis tersebut yaitu pilih “Kisah Inspiratif” saja atau memilih “Antologi Puisi” saja.
8. Memposting info undangan ini di Note FB masing-masing (hanya info undangan ini dan bukan naskah yang dikirim)
9. Undangan ini di mulai 8 April – 15 Mei 2012 Pukul 22:00
10. Naskah terbaik (jumlah mutlak keputusan juri) diusahakan untuk diterbitkan di penerbit major dan akan mendapatkan royalty yang di hitung kemudian. Atau bila tidak memungkinkan, akan diterbitkan secara indie dan tidak mendapatkan royalty
Naskah menjadi hak milik kami, akan tetapi hak cipta tetap milik penulis. Buku kumpulan kisah inspiratif ini akan di usahakan terbit sebelum bulan Ramadhan.
Jazakallah
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Kreatif
Penyelenggara
Yandigsa
BAGI PENERBIT YANG INGIN BEKERJA SAMA MAKA BISA MENGHUBINGI KAMI (YANDIGSA CP 085269840105)
KOPDAR DAN SEMINAR KEPENULISAN WRITING REVOLUTION
Kopdar dan Seminar Kepenulisan - WR Tegal dan sekitarnya
bersama Joni Lis Efendi, bekerja sama dengan PD IPM Kota Tegal
Minggu, 6 Mei 2012
Waktu : Jam 09.00-15.00 WIB
Tempat: Gedung Mulya Damai (Selatan Alun-Alun Kota Tegal)
Investasi: Rp 20.000,-
Fasilitas: Snack, makan siang, pin, modul, sertifikat, dan doorprize
Pembayaran di transfer ke No Rek. BCA 0470835761
a.n Hertantyo Wahyu Prakoso
Atau datang langsung ke :
Sekretariat PD IPM Kota Tegal
Jl. KH. Ahmad Dahlan 23
Konfirmasi pembayaran ke :
Hw Prakoso (0857-95157814)
Contact Person:
Lutfhi Nur Hidayanti (0838-61485293)
M. Nur Samsudin (0857-42325631)
Menjalani Hidup
Kebesaran seseorang tidak terlihat ketika ia berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses.
Orang kreatif selalu ingin mengetahui segala hal. Sejarah kuno, matematika abad 19, tekhnologi modern, mesin terbaru, merangkai bunga dan merancang masa depan. Karena dia tahu bahwa semua hal itu dapat menimbulkan ide baru. Tetapi dia tidak tahu kapan akan muncul. Bisa enam menit lagi, atau enam bulan lagi, atau malah masih enam tahun lagi. Namun dia percaya hal itu akan terjadi.
kesabaaran, keteguhan hati, dan kerja keras adalah kombinasi mutlak menuju sukses.
Stress terjadi karena kita terlalu berpikir tentang konsumsi tubuh, lalu mengabaikan konsumsi jiwa.
Saya tidak yakin bahwa seorang ahli matematika bisa lebih baik dalam memahami dunia ini dari pada seorang penyair atau ahli mistis. Mungkin ahli matematika hanya lebih pintar dalam hal penjumlahan.
kegagalan adalah ibu kandung dari kesuksesan.
kalau anda lunak terhadap diri anda, kehidupan akan keras terhadap anda. Tetapi kalau anda keras terhadap diri anda, kehidupan akan lunak kepada anda.
By: Sahabat
SAYEMBARA CERPEN
SAYEMBARA CERPEN DALAM RANGKA ULTAH 5 TAHUN BERSAMA SENJA
Syarat dan Ketentuan:
- Terbuka untuk semua umur. GRATIS.
- Tema “KADO TERISTIMEWA UNTUK SENJA ”
- CERITA tidak mengandung unsur pornografi dan isu SARA.
- Setiap peserta hanya boleh mengikutkan 1 CERPEN TERBAIKNYA, yang belum pernah dipublikasi atau diikutkan lomba serupa.
- Panjang naskah cerpen 4-8 halaman, spasi 2, jenis huruf TNR, ukuran 12.
- Sebelumnya harus berteman dengan FB Birri Zamrock & Flp Pati
- Naskah Cerpen ditulis dan di kirim ke e-mail " birrizamrock@yahoo.co.id " dengan Lampirkan file
- Naskah Cerpen juga di tulis di NOTE/catatan FB. Kemudian Tandai di FB Birri Zamrock dan Flp Pati. Harus mencantumkan informasi sayembara ini di bagian bawah notenya.
- Tulis di judul NOTE-nya: CERPEN KADO TERISTIMEWA UNTUK SENJA#JUDUL CERPEN #NAMA PENGARANG#NO HP#E-MAIL.
- Juri dalam sayembara ini adalah Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Pati.
- Koordinator: Birri Zamrock
- CONTACT PERSON : 085865444488
Hadiah:
- Pemenang I : Pulsa Rp. 50.000+DI TERBITKAN+ Buku “Bumi Senja Di Hariku”.
- Pemenang II : Pulsa Rp. 35.000+DI TERBITKAN
- Pemenang III : Pulsa Rp. 25.000+DI TERBITKAN
- Semua peserta mendapatkan E-sertifikat
- SEMUA KARYA PESERTA AKAN DI PUBLIKASIKAN DALAM BLOG: www.birrizamrock.blogspot.com/
Yang Lebih Baik
Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik dari pada menjaga lidah.
Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik dari pada takwa.
Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik dari pada memberi nasehat baik.
Aku mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemuka rezeki yang lebih baik dari pada sabar.
Jejak dari Alam
Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang, adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk.
sama halnya jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
Tindakan adalah buah yang layak dari pengetahuan.
kita telah menghapalkan hukum utama. Mari kita sekarang menerapkannya dalam hidup ini.
Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya, langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh dengan hikmah di dalamnya.
apa yang saya saksikan di alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat menyeluruh. Dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi rendah hati.
By: 3154
Antologi Cerpen Mutiara Berdebu
Judul: MUTIARA BERDEBU
Tebal:148 halaman
Penulis: Komunitas Waroeng Tulisan
Penerbit: Awan Pustaka
ISBN: 978-602-15463-5-8
Harga: Rp. 35.000,- (Belum Termasuk Ongkos Kirim)
Sinopsis:
Aku sudah tidak bersekolah lagi, cita-citaku menjadi seorang presiden pun pupus saat kelas enam SD. Teman-temanku di perkampungan gelandangan juga banyak yang sepertiku. Seharusnya, sekarang aku sudah kelas dua SMP. Rasanya iri sekali ketika aku berjualan melihat orang-orang memakai seragam putih biru melintas di lampu merah. Mereka bercanda ria, seakan tidak ada beban di wajahnya.
Aku sudah berkali-kali mengirim surat kepada pemerintah di kotaku, kupikir mereka akan memberikan sedikit bantuan usai melihat suratku. Dua bulan sudah berlalu, sudah 20 surat ku kirim. Saat ingin mengirimkan surat ke 21, aku melihat tumpukan kertas di tong sampah. Aku mengambilnya dan membacanya.
“Jahat kalian! Ini suratku! Mana janji kalian saat kampanye kemarin?” ucapku dalam hati sambil bergegas meninggalkan kantor pemerintah kota.
Syukuri apa yang ada hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik
Lirik lagu salah satu band yang lagi digandrungi itu membuatku tersadar dan bersyukur. Mungkin aku hanya gelandangan, namun aku masih bermoral tidak seperti para wakilku yang bersembunyi dibalik pakaian indah mereka. Kini, senyum itu menghias wajahku kembali.
Ps: Buku ini sudah bisa dipesan sekarang melalui SMS ke 0878 5826 0585, atau INBOX FB (Penerbit Awan Pustaka) dengan subjek Nama lengkap#Alamat lengkap#Jumlah buku#No hp.
Nyanyian Malam
Demi Tuhan, Hatiku
Penghormatan
Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (Salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, dengan balasan yang sepadan) dengannya.
Sungguh Allah SWT memperhitungkan segala sesuatu.
(An-Nisa' [4]: 86)
Tempat Pemberhentian
Seorang hamba punya dua tempat pemberhentian di hadapan Allah SWT.
Tempat pemberhentian pertama, ketika dia shalat di hadapan-Nya.
Dan tempat pemberhentian yang kedua adalah ketika dia berdiri di hadapan-Nya di Hari Kiamat kelak.
Siapa yang menunaikan hak tempat pemberhentian yang pertama, maka dia akan diringankan pada tempat pemberhentian yang kedua. Dan siapa yang meremehkan tempat pemberhentian pertama ini dan tidak menunaikan haknya, Maka Allah akan mempersulitnya di Tempat pemberhentian yang kedua.
(Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah)
Perjalanan Hidup
Sesungguhnya kalian berada dalam perjalanan malam dan siang.
Dalam umur yang terus berkurang,
dengan amal yang tersimpan,
dalam kematian yang akan datang secara tiba-tiba.
Aku tidak menyesal seperti penyesalanku terhadap sehari yang berlalu....
yang berarti jatah usiaku berkurang,
sementara amalku tidak bertambah...
(Ibnu Mas'ud r.a)
Pagi